Tjahjo Kumolo

Tuan Guru Bajang Dukung Jokowi 2 Periode, Ini Kata Tjahjo

Jakarta – Gubernur NTB TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) mendukung Presiden Joko Widodo dua periode. Politikus PDIP Tjahjo Kumolo menyebut TGB paham pembangunan yang dilakukan Jokowi.

“Sebagai gubernur yang sudah 4 tahun berinteraksi dengan Pak Jokowi sebagai presiden, memahami visi dan misi Jokowi, yang mana Pak Presiden juga nggak membedakan antardaerah, di mana fokus pembangunannya adalah Indonesia-sentris, termasuk NTB,” ucap Tjahjo di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/7/2018).

“Oleh Pak Gubernur dan masyarakat NTB dirasakan manfaatnya, untuk masyarakat NTB khususnya,” imbuh dia.

Tjahjo memahami alasan TGB mendukung Jokowi dua periode. Menurut Tjahjo, dukungan TGB ke Jokowi tak perlu diributkan.

“Jadi kalau Pak Gubernur NTB mengapresiasi kepemimpinan Jokowi, ya suatu hal yang wajar,” ucapnya.

Tjahjo lalu berbicara tentang latar belakang TGB. Tjahjo juga yakin apa yang disampaikan TGB merupakan aspirasi rakyat NTB.

“Gubernur NTB seorang intelektual, ulama, dia harus menyampaikan apa adanya karena ini aspirasi masyarakat. Saya kira Pak Gubernur juga membawa aspirasi rakyatnya. Ada keberhasilan, maka perlu kesinambungan,” ucap Tjahjo.

Alasan TGB Dukung Jokowi 2 Periode

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi menyampaikan alasannya mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali maju pada pilpres 2019.

TGB menilai program-program Jokowi tak akan rampung dalam satu periode pemerintahan. Ia ingin memberikan kesempatan kepada Jokowi untuk merampungkan program-programnya. “Saya merasakan tidak cukup lima tahun mengeksekusi keutuhan visi misi program. Jadi butuh waktu yang relatif cukuplah, dua periode,” kata TGB kepada Tempo, Kamis, 5 Juli 2018.

TGB Zainul Majdi menyatakan dukungannya kepada Jokowi. Dukungan itu disampaikan melalui foto yang tersebar melalui aplikasi perpesanan dan media sosial. Dalam foto itu, tampak foto TGB dan Jokowi, disertai tulisan “Kemaslahatan bangsa, umat, dan akal sehat jadi pertimbangan. Beliau layak dan pantas diberi kesempatan dua periode. TGB, Jakarta, 4 Juli 2018. Dukungan tersebut santer dibicarakan sebab TGB mendukung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa dalam pemilihan presiden 2014.

Menurut TGB, perubahan arah dukungan itu tak serta terjadi tiba-tiba saat ini. Ia mengatakan, dalam berbagai kesempatan, dia sudah sering menyampaikan soal NKRI dan moderasi Islam.

TGB juga mengaku sudah kerap berpesan agar orang tidak berseteru dalam kontestasi pilpres nanti. “Kalau menyimak dengan utuh apa yang saya sampaikan di banyak tempat itu sebenarnya tidak mengejutkan,” kata dia.

Sebelum kabar ini ramai beredar, nama TGB kerap masuk dalam sejumlah survei sebagai kandidat dalam pilpres. Seperti dalam survei Polcomm Institute, TGB memperoleh elektabilitas 1,75 persen. Nilai itu lebih tinggi daripada Gubernur DKI Anies Baswedan (1,58 persen) dan Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (0,75 persen).

Selain itu, nama cucu pendiri organisasi Nahdlatul Wathan itu kerap dinilai berpotensi menjadi cawapres Jokowi. Pengamat politik dari Voxpol Center, Syarwi Pangi Chaniago, misalnya, menilai TGB Zainul Majdi cukup berpeluang menjadi cawapres Jokowi. Menurut Pangi, TGB merupakan sosok yang berpengalaman dalam politik dan memiliki ketokohan agama yang sangat kuat.

Namun Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno membantah jika dukungan TGB disangkutkan dengan upaya TGB untuk menjadi cawapres Jokowi. “Jangan mereduksi kebesaran seseorang dengan metode dagang seperti itu,” kata dia.

Sumber: Detik dan Tempo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *