Tjahjo Kumolo

Tjahjo Kumolo Setuju LGBT Tak Boleh Jadi CPNS Kejaksaan Agung

Jakarta – Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo setuju terhadap larangan kaum LGBT mendaftar sebagai calon pegawai negeri sipil ( CPNS) Kejaksaan Agung.

“Saya setuju
dengan Kejaksaan. Enggak ada masalah,” ujar Tjahjo kepada wartawan usai
menghadiri “Penyampaian Hasil Evaluasi dan Penghargaan Pelayanan Publik
Wilayah II tahun 2019″ di bilangan Pacenongan, Jakarta Pusat, Jumat
(22/11/2019).

Menurut Tjahjo,
larangan tersebut ditujukan supaya kejaksaan mendapatkan pegawai terbaik.

“Saya kira sah-sah
saja. Mereka ingin yang sempurna kok. Boleh-boleh saja. (Itu) baik enggak ada
masalah,” tutur Tjahjo.

Larangan LGBT mendaftar
sebagai CPNS Kejaksaan Agung mengemuka setelah Ombudsman mengungkapkan adanya
kebijakan yang dinilai mendiskriminasi pelamar CPNS 2019. Larangan bagi pelamar
LGBT mengikuti CPNS 2019 disebutkan diterapkan di Kementerian Perdagangan
(Kemendag) dan Kejagung.

Berdasarkan laporan
yang diterima Ombudsman, Kemendag sudah menghapus ketentuan tersebut. Namun,
Kejaksaan Agung masih menerapkan aturan itu.

“Saya dengar
Kemendag sudah diubah, sudah bisa menerima, persyaratan itu sudah dihilangkan,
yang masih ada itu di persyaratan Kejaksaan Agung,” ujar anggota
Ombudsman, Ninik Rahayu, saat dihubungi Kompas.com, Kamis.

Kepala Pusat Penerangan Kejaksaan Agung Mukri mengatakan, pihaknya ingin peserta CPNS 2019 yang normal.

“Artinya, kita kan pingin yang normal-normal, yang wajar-wajar saja. Kita tidak mau yang aneh- aneh supaya mengarahkannya, supaya tidak ada yang… ya begitulah,” tutur Mukri di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2019). (Kompas.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.