Tjahjo Kumolo

Tjahjo Kumolo : Pertahanan Terbaik Adalah Menyerang

Jakarta – Selama ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) dituduh dengan banyaknya hoaks yang diciptakan oleh oknum. Misalnya pro terhadap asing, bagian dari PKI dan kriminalisasi ulama.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo mengatakan memang empat tahun ini Presiden Jokowi diam dari serangan-serangan hoak. Sehingga kalau saat ini Presiden Jokowi bertindak dengan membantah isu tersebut adalah hal wajar.

“Jadi kalau pun sekarang Pak Jokowi mulai bangkit menyerang dalam arti menjawab dan menepis semua isue provokatif dan tendensius, maka hal tresebut adalah wajar dan benar,” ujar Tjahjo dalam keterangan tertulis yang diterima¬†JawaPos.com, Senin (11/2).

Karena menurut Tjahjo, ada idiom yang menyebut pertahanan yang terbaik adalah lewat strategi menyerang. Sehingga lawan tidak mendapatkan celah melakukan kebohongan-kebohongan politik.

“Ada idiom yang menyatakan bahwa pertahanan yang terbaik adalah menyerang, sebagaimana dilakukan dalam permainan catur,” katanya.

Serangan Presiden Jokowi itu adalah cerminan dari semangat yang terluka karena fitnah. Sehingga suasana ofensif semacam itu, tidak perlu lagi Presiden Jokowi menerapkan strategi defensif.

?”Maju terus pantang mundur. Rakyat perlu tahu dan harus tahu yang direncanakan dan yang telah dilaksanakan oleh Presiden, pemerintah akan terus Paparkan terus hasil dari kerja nyata. Rakyat menunggu,” pungkasnya. (JawaPos /¬† Foto Kompas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *