Tjahjo Kumolo

Tiga Poin Kesuksesan Pilkada

Tjahjo Kumolo

 

Jakarta – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 pada medio Februari nanti diharapkan berlangsung sukses. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memberikan 3 poin penting sebagai indikasi kesuksesan itu.

Pertama yakni tidak adanya politik uang dalam tahapan pesta demokrasi itu, diikuti dengan stabilitas keamanan yang terjaga beserta kampanye tertib para calon.

“Prinsip pilkada serentak dikatakan sukses adalah pelaksanaan pilkada jika tidak ada politik uang, stabilitas terjaga dan kampanye program para calon,” kata Tjahjo kepada wartawan, Minggu (15/1).

Ini menjadi pekerjaan rumah pihak-pihak terkait seperti Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Dinas Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri di daerah. Tak lupa, Kepolisian beserta elemen pengawas lain baik dari pemerintah dan masyarakat umum juga harus berpartisipasi.

Hajatan serentak di 101 daerah memang memerlukan kerja ekstra dari para penanggungjawab, khususnya di dua poin pertama.

Adapun tujuan dari ditegakkannya ranah pengawasan ini supaya Pilkada berjalan tertib. Tahapan seperti kampanye para calon juga bisa dipastikan lancar dan menarik minat masyarakat sebagai pemilih. Tingkat partisipasi juga bisa dipastikan meningkat daripada Pilkada 2015 lalu.

“Sehingga tingkat partisipasi masyarakat pemilih dalam pilkada bisa maksimal dalam rangka memilih pemimpin di daerahnya yang amanah,” imbuh Tjahjo.

Masih soal unsur antisipasi dan pengamanan Pilkada, sebelumnya Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyebut bahwa situasi di tanah air masuk di kriteria cukup rawan.

“Saat ini kita menghadapi situasi yang cukup rawan jelang pilkada, dinamika suhu politik meningkat. Kita menghadapi situasi yang dapat mengganggu tatanan kebhinekaan dan NKRI. Cukup banyak demonstrasi, ini iklim demokrasi,” kata Tito.

Atas dasar itu, ia mengajak masyarakat supaya tidak gegabah mengambil sikap, khususnya menyikapi kabar berbau provokasi. Harus jeli dalam mengkroscek sumber dan memastikan kebenaran berita itu. Sehingga nantinya tak mudah terpancing dan memperkeruh suasana.

“Semua elemen bangsa yang cinta NKRI harus rapatkan barisan,” demikian Tito. (adn)

Sumber: INDOPOS.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.