Tjahjo Kumolo

Tidak Tepat Jika Tindak Pidana Terkait KTP-El Dikaitkan Dengan DPT

Terkait Tatakelola blanko KTP-el akhir-akhir ini, yakni adanya pelanggaran SOP sehingga terdapat KTP Rusak/Invalid dll yang tidak dimusnahkan, serta adanya tindak pidana pencurian dan adanya oknum yang sengaja membuang KTP-el rusak/invalid/kadaluarsa adalah murni tindak pidana.

Dan kami sangat serius minta Kabareskrim Polri mengusut, menangkap dan menghukum seberat-beratnya para pelaku.

Kami pasti tindak aparatur siapapun yang terlibat termasuk pecat, dan pidanakan. Kami tidak pernah lindungi aparatur yang korup dan tidak bertanggungjawab

Masalah KTP-el akhir-akhir ini tidak ada hubungannya dengan DPT. Soal DPT adalah otoritas mutlak KPU dan penyelenggara Pemilu.

Kemendagri hanya memberikan DP4 sesuai amanat UU 7 tahun 2017 tentang pemilu, dan hal tersebut sudah dilaksanakan. DP4 diserahkan Kemendagri kepada KPU tahun lalu tanggal 17 Desember 2017.

Jadi masalah KTP-el hari ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan DPT Pemilu. Dan kami tidak punya hak untuk mencampuri kewenangan KPU. Tugas pemerintah dan pemda sesuai UU hanya membantu saja. Yang menentukan DPT dan tahapan pemilu sepenuhmya wewenang penyelenggara pemilu.

Dengan demikian, tidak tepat jika soal tindak pidana terkait KTP-el dikaitkan dengan pemilu.

Jumlah pemilih dan siapa yang terdaftar setiap TPS akan diumumkan oleh KPU dan bisa diakses oleh masyarakat. Jadi dengan mudah dilacak jika tiba-tiba ada masayarakat yang datang mencoblos sembarangan, penyelenggara pemilu berhak menolak.

Jumlah pemilih setiap TPS hanya maksimal 300. Jadi masyarakat, kontestan, saksi2 parpol, paslon, dan pengawas TPS, akan saling kontrol dan saling mengawasi.

Jadi tidak benar asumsi-asumsi dan dugaan-dugaan (bahwa KTP-el disalahgunakan untuk berbuat curang di Pemilu 2019) tsb. Dan itu adalah tindak pidana pemilu jika ada yang coba-coba berbuat curang.

Kami selalu ingatkan mari kita lawan racun demokrasi (politik uang, politisasi sara dan kampanye negatif).

Dan hari ini kami tegaskan mari kita tolak dan lawan siapapun yang coba-coba melakukan kecurangan dalam pemilu.

Demikian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.