Tjahjo Kumolo

Tidak Perlu Ada Dikotomi Jabatan Politik dan Jabatan Partai

jokowijkYang saya pahami Pak Jokowi dan Pak Jusuf Kalla ingin membangun pemerintahan presidensiil yang effektif effisien dengan membentuk “kabinet profesional “kabinet kerja dan “kabinet bersih. Kedua beliau tidak mempermasalahkan soal figur profesional/birokrat/TNI Polri dengan orang kader partai. Yang penting orang tersebut yang dipilih presiden tepat dibidang tugasnya sebagai pembantu presiden dan memahami pola kepemimpinan dan program-program prioritas yang presiden canangkan. Kabinet kerja penting untuk mempercepat proses kwalitas pembangunan dan meningkatkan keejahteraan rakyat. Saya yakin pola kepemimpinan/pemerintahan Pak Jokowi kedepan tidak berbeda dengan kepemimpinan  gaya Pak Jokowi sebagaimana jadi walikota/gubernur DKI sekarang. Beliau ingin banyak bekerja mendengar aspirasi masyarakat disemua elemen.

Pemisahan jabatan publik/politis dengan jabatan partai tidak menjadi persoalan menurut saya. Yang penting komitmen konsistensi yang bersangkutan setelah mendapat amanah jabatan publik, karena jabatan menteri/setingkat menteri kan jabatan politik. Presiden dan Wapres juga jabatan politis yang dari kader partai politik, tidak perlu ada dikotomi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.