Tjahjo Kumolo

Sosok IBU Megawati Soekarnoputri, Catatan 23 Januari 2019

— 1 —

Partai politik memiliki peran besar bagi kemajuan sebuah bangsa yang menjadikan demokrasi sebagai jalan hidup berbangsa dan bernegara. Partai politik bertugas untuk menyerap, merumuskan, dan mengagregasikan kepentingan rakyat untuk menjaga keutuhan sebuah bangsa.

Negara yang besar membutuhkan partai politik yang besar dan kokoh, yang dipimpin oleh tokoh yang mumpuni dan berwibawa.

PDI Perjuangan adalah salah satu partai besar di Indonesia, yang bertumbuh kembang secara pesat di bawah kepemimpinan Ibu Megawati Soekarnoputri.

Ibu Megawati Soekarnoputri adalah ketua umum partai politik dan tokoh besar di balik kebesaran PDI Perjuangan menjaga Pancasila dan UUD 1945. Beliau adalah sosok tokoh nasional yang menjadi faktor penentu keberhasilan PDI Perjuangan sebagai instrumen negara dalam membangun demokrasi di Indonesia.

Ibu Mega adalah tokoh besar di balik kokoh dan kuatnya PDI Perjuangan menjalankan amanat negara Indonesia yang demokratis. Sejarah mencatat perjuangan ibu Mega, baik sejak zaman Orde Baru hingga Era Reformasi sekarang ini, yang berhasil membangun PDI Perjuangan hingga menjadi partai besar saat ini.

Di tengah-tengah tumbuh suburnya partai-partai baru di Indonesia, ibu Mega tetap kokoh memimpin PDI Perjuangan menjadi partai kader dengan raihan suara terbesar hingga sekarang ini.

Beliau adalah negarawan yang tegas, sangat demokratis, rendah hati, serta memegang teguh prinsip dan idiologi partai.

Saya mengenal beliau sebagai pribadi yang sederhana, punya prinsip yang kuat, serta lebih mengedepankan kaderisasi partai untuk keberlanjutan kinerja partai di masa depan.

PDI Perj di bawah kepemimpinan ibu Mega, selalu lebih mengedepankan kepentingan nasional bila dihadapkan pada kepentingan partai. Sebagai bukti nyata, hadirnya kepemimpinan nasional yang berkinerja sangat baik saat ini, yang merupakan kader PDIPerj adl bukti nyata betapa ibu Mega lbh mengedepankan kepentingan nasional dibanding kepentingan partainya sendiri yang beliau bangun.

Beliau adalah ketua umum partai yang secara konsisten menjaga dan merawat Pancasila dan UUD 1946 sebagai perekat kehidupan berbangsa dan bernegara, karena itulah jalan hidup partai yang beliau pimpin, yaitu PDI Perjuangan.

— 2 —

Ibu Mega dikenal tegas dan berpegang teguh pada prinsip dan ideologi partai. Hal itu yang mampu membuat PDI Perjuangan bertahan menjadi partai papan atas hingga kini. Bahkan, PDI Perjuangan mampu bertahan di tengah badai politik Tanah Air.

Beliau adalah tokoh partai dan seorang nasionalis dalam berfikir, teguh dan konsisten dalam memegang prinsip dan garis kebijakan partai. Itulah modal utama beliau dalam memimpin partai.

Seluruh kader diminta untuk mengawal dan menjalankan idiologi partai secara taat dan sepenuh hati. Beliau menerapkan idiologi partai sebagai jalan pengabdiannya kepada bangsa dan negara dalam kondisi apapun. Karena kepribadian dan sikap beliau sudah sangat menyatu dengan idiologi partai yang beliau pimpin, maka sosok beliau ini menjadi penutan bagi kader-kader dalam menjalankan tugas-tugas partai.

Konsistensi beliau sebagai seorang nasionalis, dengan pengabdian dann loyalitas yang tiada banding kepada negara, menjadikan beliau sebagai solusi dari berbagai persoalan kenegaraan yang ada.

Hal inilah yang membuat PDI Perjuangan sukses bertahan di tengah gempuran berbagai idiologi yang mulai mengganggu tatanan kehidupan berbangsa di Indonesia.

— 3 —

PDI Perjuangan tumbuh dan berkembang dengan kekuatan ideologi kebangsaan dan nasionalisme Pancasila yang kokoh. Kekuatan PDI Perjuangan bertumpu pada kekuatan idiologi yang menjadi acuan semua kader partai, bukan semata-mata pada kekuatan personal.

Bilamana ada kesan sosok ibu Mega yang menjadi tokoh besar di PDI Perjuangan, itu karena memang beliau adalah sosok yang sangat merepresentasikan partai dengan ideologi nasionalis kebangsaan yang Pancasilais tersebut, sehingga menjadi suri tauladan bagi seluruh kader PDI Perjuangan yang tersebar luas.

Dengan demikian, sepanjang kita bersama tetap memegang teguh semangat kebangsaan dan menjadikan Pancasila sebagai jalan hidup serta rumah kita bersama, maka PDI Perjuangan akan terus bertahan menjaga Pancasila dan UUD 1946 dari paham-paham yang merusak keutuhan kita sebagai bangsa yang majemuk.

Sepanjang Pancasila dan UUD 1945 tetap menjadi dasar berbangsa dan bernegara, maka PDI Perjuangan akan tetap hadir dan bertahan menjadi partai yg menjaga keutuhan Indonesia.

— 4 —

Adakah cita-cita/keinginan Ibu Mega yang belum tercapai, baik untuk partai atau untuk bangsa ini? —“ Terwujudnya INDONESIA RAYA” dan “meluruskan Tapak Tapak Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia” dengan benar ; Menjaga NKRI tetap utuh dengan masyarakat yang lebih sejahtera dan Pancasila dan UUD 1945 tetap sebagai jalan hidup berbangsa dan bernegara di Indonesia adalah cita-cita dan tujuan beliau yang akan terus diperjuangkan sepanjang hidupnya.

Indonesia ini terbentuk dari konsistensi kita menjaga keberagaman dengan Pancasila dan UUD 1945 sebagai konsensus bersama dalam berbangsa dan bernegara. Maka Indonesia Raya akan tetap berkibar jika kita bersama mampu menjaga dan mempertahankan Pancasila dan UUD 1945 secara konsisten.

Tapak sejarah perjuangan bangsa Indonesia diawali dengan merumuskan tujuan bernegara dalam Pembukaan UUD 1945.

PDI Perjuangan adalah partai politik yang sangat konsisten menjaga Pancasila dan UUD 1945 sebagai landasan dan tujuan hidup berbangsa dan bernegara.

Keberhasilan PDI Perjuangan bersama komponen kekuatan bangsa lainnya dalam menjaga Pancasila dan UUD 1945, akan menjadi cita-cita dan keinginan ibu Megawati dalam mendirikan dan mempertahankan PDI Perjuangan sebagai instrumen pendorong tercapainya tujuan kita bernegara.

Demikian secara luas pandangan dan catatan saya yang mengenal Beliau, kemudian dekat dan memahami semangat perjuangan Beliau, kemudian dengan kesadaran saya bergabung berjuang bersama Beliau dalam wadah PDI Perjuangan sampai sekarang dan Beliau selalu memberikan contoh dan memberikan kesempatan kepada setiap kadernya.

Terima Kasih Ibu Megawati Soekarnoputri, sosok Seorang Ibu , sebagai sosok seorang pemimpin yang berkarakter kuat dan sosok Ibu yang selalu sebagai pembimbing.

— Tjahjo Kumolo —

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.