Tjahjo Kumolo

Pindah Partai, Alasan Ideologi Hanya Kambing Hitam?

Soal ideologi partai bisa menjadi alasan seseorang untuk pindah partai, apakah memang seperti itu, ataukah ideologi hanya dijadikan kambing hitam saja, agar ada cara aman seseorang pindah partai agar tidak ada kecaman dari masyarakat? Sebuah pertanyaan.

Kalau posisi PDI Perjuangan sebagai partai politik telah menegaskan pilihan jalan idiologi partai berdasarkan Pancasila 1 juni 1945. Penegasan bagi PDI Perjuangan sangat penting karena mengedepankan musyawarah mufakat dan gotong royong sebagai budaya kerja telah menjadi ciri bangunan kekuatan kolektif partai dan pengelolaan partai / PDI Perjuangan yang identik dengan pengelolaan negara dan menugaskan partai untuk memperjuangkan kebijakan politik partai menjadi kebijakan negara.

Ini kalau sikap jalan politik idiologi PDI Perjuangan. Kalau partai lain tidak pada posisi saya mengomentari rumah tangga partai lain. Itu hak politik partai politik masing-masing.

Jadi kalau dikaitkan seseorang pindah partai menurut saya bisa diartikan mungkin secara idiologis berbeda, serta ada prinsip perjuangan politik pribadi yang tidak cocok dengan idiologi dan sikap politik partai. Ada juga karena sudah terindikasi ada sanksi partai, atau kepentingan politik pribadinya tidak sejalan / tidak tertampung, atau alasan-alasan pribadi lainnya yang memang hak politik seseorang untuk mengambil sikap keluar/pindah partai. Tapi partai biasanya mempunyai / ada proses seleksi / rekruitmen keanggotaan partai/apalagi caleg partai lain dari partai masing-masing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *