Tjahjo Kumolo

Personalia Kabinet, Kita Hormati Hak Prerogatif Presiden

tjahjo-kumoloTjahjoKumolo.com – Komposisi, jumlah kabinet dan personalia Kabinet adalah sepenuhnya hak prerogatif presiden. Mau diambil dari kader partai atau profesional dan birokrat serta akademisi, itu sepenuhnya hak prerogatif presiden yang harus kita hormati. Apapun, anggota kabinet adalah pembantu Presiden.

Yang saya pahami Presiden terpilih Bp Joko Widodo tidak ingin adanya dikotomi dalam penentuan personalia kabinet. Yang ingin dibangun Presiden Terpilih Bp Jokowi adalah “kabinet kerja”, “kabinet bersih” dan “kabinet professional”. Dalam arti, yang akan diangkat sebagai pembantu presiden terpilih Bp Joko Widodo harus paham /memahami karakter dan visi misi presiden terpilih dan memahami akan bidang tugasnya dan memahami soal manajeman. Tentang figurnya dari mana, ya sepenuhnya hak presiden yang memilih.

Sebagai Sekjen PDI PErjuangan, saya tidak begitu mempersoalkan soal arsitektur kabinet pemerintahan Bp Jokowi/Pak Jusuf Kalla mau berapa jumlahnya. Kita hormati saja hak prerogatif Presiden.

Terkait dari kader Partai pendukung Pak Jokowi / Pak Jusuf Kalla  wajar kalau presiden terpilih Bpk Jokowi dalam melakukan konsultasi terkait rekruitmen figur mana yang cocok  sama pimpinan partai/ketua umum Partai pendukungnya.

*Tjahjo Kumolo, Sekjen PDI Perjuangan*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *