Tjahjo Kumolo

Mengukir Makna Kebangkitan Nasional

165105_793919_Tjahjo_Kumolo_Satpol_PP_dCATATAN SAMBUTAN
“UPACARA BENDERA MEMPERINGATI HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE 108 TAHUN 2016”
Jum’at, 20 Mei 2016

1.    Tema “Mengukir Makna Kebangkitan Nasional dengan Mewuiudkan Indonesia yang Bekeria Nyata, Mandiri dan Berkarakter”

2.    Salah satu inspirasi yang bisa kita serap dari berdirinya Boedi Oetomo sebagai sebuah organisasi modern pada tahun 1908 adalah munculnya SDM Indonesia yang terdidik, memiliki jiwa nasionalisme kebangsaan, dan memiliki cita-cita mulia untuk melepaskan diri dari penjajahan. Dari SDM yang unggul inilah semangat kebangkitan nasional dimulai.

3.    Sejak diproklamirkannya kemerdekaan, kita bangsa Indonesia telah berjanji dan berketetapan hati bahwa NKRI ini adalah harga mati. Komitmen terhadap NKRI ini penting ditegaskan kembali pada upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-108 ini mengingat setelah sekian lama berdiri sebagai bangsa, ancaman dan tantangan akan keutuhan NKRI tidak selangkah pun surut. Bahkan melalui kemajuan teknologi digital, ancaman radikalisme dan terorisme, misalnya, mendapatkan medium baru untuk penyebaran paham dan praktiknya.

4.    Sebagai satu kesatuan, kita harus bangkit untuk menjadi bangsa yang kompetitif dalam persaingan pada tingkat global. Pada aspek-aspek kerja nyata, kemandirian, dan karakter kitalah terletak kunci untuk memenangkannya.

5.    Mari pangkas segala proses yang pelayanan yang berbelit-belit dan berkepanjangan tanpa alasan yang jelas. Mari bangun proses-proses yang lebih transparan. Mari berikan layanan tepat waktu sesuai jangka waktu yang telah dijanjikan.

6.    Semoga peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini juga memperbarui semangat Trisakti: berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Jika kita konsisten, jalan kemandirian ini Insya Allah akan membawa bangsa ini mengalami kebangkitan yang selanjutnya, yaitu menjadi bangsa yang lebih jaya dan kompetitif dalam kancah internasional.

Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-108.

TJAHJO KUMOLO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *