Tjahjo Kumolo

Mendagri Minta Cakada Tak Menghasut dengan Ujaran Kebencian

SURABAYA- Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengingatkan calon peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 untuk mengedepankan adu gagasan dan konsep.

Termasuk dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur. Adu konsep akan membuat masyarakat mengerti program dan kebijakan yang akan diusung calon pemimpin daerah jika diberi amanah.

“Pasangan calon silakan adu konsep untuk meningkatkan harkat, martabat dan pembangunan masyarakat di Jatim,” ujar Tjahjo diSurabaya, Sabtu (7/10).

Selain itu, Mendagri juga meminta kepada seluruh pasangan calon maupun tim suksesnya menghindari ujaran kebencian bersifat SARA.

Apalagi fitnah yang berujung pada ketidaknyamanan berpolitik maupun bermasyarakat.

“Jangan sampai ada calon atau tim sukses yang tidak beradu konsep, tapi malah membuat isu tidak benar dan menghasut. Hindari juga politik uang,” ucap mantan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan tersebut.

Khusus untuk Pilkada Jatim, politikus senior tersebut berharap peran serta dan partisipasi masyarakat untuk menyukseskan sekaligus memberikan hak pilihnya sehingga terwujud pemimpin amanah yang dipilih mayoritas penduduk setempat.

Jatim merupakan salah satu daerah yang masyarakatnya sangat besar, majemuk, nasional dan religius serta menjadi tiga besar provinsi yang mengikuti Pilkada serentak selain Jawa Tengah dan Jawa Barat.

“Mari sukseskan dan gunakan hak pilih sesuai hati nurani. Terlebih, Pilkada serentak tahun depan sama dengan 68 persen suara Pemilihan Umum Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019,” katanya. (detikperistiwa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *