Tjahjo Kumolo

Mendagri Larang Penggunaan Kemasan Plastik, Ini Alasannya

Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menginstruksikan jajarannya mengurangi penggunaan kemasan plastik. Kebijakan itu diambil untuk mengurangi sampah plastik.

“Kepada semua jajaran Kemendagri dan BNPP (Badan Nasional Pengelola Perbatasan), mulai hari ini setop minum kemasan plastik dan sedotan plastik dalam di lingkungan kantor dan di acara apapun,” kata Tjahjo lewat pesan singkat, Senin (3/11/2018).

Ia juga meminta stafnya untuk giat mengampanyekan gerakan ramah lingkungan. Caranya dengan memasang alat sosialisasi di lingkungan kantor Kemendagri di Jakarta.

Tak cuma pegawai, Mendagri juga meminta pedagang makanan di lingkungan Kemendagri tidak lagi menjual air mineral kemasan dan tidak menyediakan gelas plastik sekali pakai dalam penyajiannya.

“Pasang poster, spanduk di semua sudut tempat. Tempat jual makan di lingkungan kantor juga stop yang berbau plastik. Minum pakai gelas (kaca),” ujar Tjahjo.

Pencemaran lingkungan karena sampah plastik belakangan kembali menjadi sorotan setelah seekor paus ditemukan mati terdampar di Wakatobi, Sulawesi Tenggara, dengan 5,9 kilogram sampah plastik yang ada di dalamnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengungkapkan, Indonesia menjadi penyumbang sampah plastikterbesar kedua di dunia yang dibuang ke laut.

“Indonesia merupakan negara penyumbang sampah plastik ke lautan terbesar kedua di dunia, sampah plastik sangat berbahaya,” ujar Susi dalam sebuah keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (19/8/2018). (Liputan6 / Tribunnews)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *