Tjahjo Kumolo

Mendagri: Gembar Membaca Ciptakan Masyarakat Tahan Hoax

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan masyarakat yang gemar membaca dapat menjadikan mereka berpengetahuan dan tahan terhadap kabar bohong atau hoaks.

“Jika masyarakatnya gemar membaca, maka akan menciptakan masyarakat yang berpengatahuan yang tidak mudah percaya dengan hoaks atau kabar bohong,” ujar dia saat membuka Rapat Koordinasi Perpustakaan di Jakarta, Kamis (14/3).

Dia meminta masyarakat berhati-hati dengan “racun demokrasi”, terutama berita-berita bohong.

Dalam kesempatan itu, Tjahjo juga meminta pemerintah daerah turut mengajak masyarakatnya berpartisipasi dalam Pemilu 17 April mendatang.

Ia mengatakan peranan penting perpustakaan dapat dilakukan melalui upaya mewujudkan ekosistem masyarakat yang berpengetahuan sehingga perpustakaan perlu mengusung rencana strategis penguatan literasi masyarakat.

Peranan perpustakaan dalam penguatan literasi masyarakat dilaksanakan melalui transformasi layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial. Secara inklusif adalah hak masyarakat untuk mendapatkan layanan perpustakaan, di manapun mereka berada dan pada kondisi apapun. Hal itu dijamin oleh negara melalui Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. (ANTARA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *