Tjahjo Kumolo

Mendagri: Bung Karno Menggali Pancasila Diawali di Kota Ende

ENDE — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, Kota Ende di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi tempat bersejarah bangsa ini, karena Pancasila lahir di Ende Flores, NTT.

Di tempat ini, presiden pertama Indonesia, Soekarno, mendapat aspirasi dan menggali Pancasila sebagai dasar negara NKRI.

“Bung Karno menggali Pancasila diawali dari Kota Ende. Di bawah pohon sukun, Bung Karno merenungkan dan menemukan buah pemikiran tentang Pancasila yang saat ini sebagai dasar negara,” ucap Tjahjo, dalam Festival Parade Pesona Kebangsaan di Lapangan Pancasila, Ende, Kamis (31/5) malam.

Ia menjelaskan, di Ende, Soekarno bukan mendalami kota Ende, melainkan menggali Pancasila untuk Nusantara. Itu artinya, Ende menjadi bagian dari inspirasi secara nasional.

Ende bagi Tjahjo, merupakan bagian dari NKRI, sehingga perlu ada pesta budaya, agar bisa tahu keragaman budaya. “Apalagi di Ende antar-agama sudah saling membaur dan bergotong royong, sehingga perlu dilestarikan,” ungkapnya.

Makanya, langkah Presiden Jokowi mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) akan membuat semua orang tahu, dari mana lahirnya dasar negara Indonesia itu. Untuk diketahui, Menteri Tjahjo Kumolo akan memimpin upacara hari lahirnya Pancasila di Lapangan Pancasila Ende, Jumat (1/6) pagi.

Setelah usai upacara, akan dilanjutkan dengan kegiatan penyerahan KTP Elektronik secara simbolis oleh Mendagri kepada tujuh perwakilan masyarakat Ende yang lahir tepat pada 1 Juni.

Kemudian, Tjahjo Kumolo beserta rombongan akan meninjau tempat perenungan Bung Karno dan rumah pengasingan Bung Karno dan penyerahkan alat-sekolah oleh Mendagri dan ibu Erni Guntarti Tjahjo Kumolo selaku Ketua Umum TP PKK. Selanjutnya penandatanganan Prasasti Peresmian Patung Bung Karno dan kembali ke Jakarta.

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, Ketua DPRD NTT, H. Anwar Pua Geno, Penjabat Bupati Ende, Pimpinan Forkompinda utusan Seni budaya dari 23 kabupaten / Kota se- NTT. (beritasatu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.