Tjahjo Kumolo

Mendagri: 94,93 Persen Penduduk telah Merekam Data E-KTP

Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan sekitar 94,93 persen atau 175 juta penduduk Indonesia telah melakukan perekaman data kependudukan untuk kartu tanda penduduk elektronik hingga September 2017.

“Sampai hari ini (Selasa) dengan kompleksitas permasalahan hukum yang ada, sekitar 94,93 persen penduduk Indonesia sudah merekam data,” kata Tjahjo dalam Rapat Kerja Nasional Sinergi Pengawasan Penerimaan Negara oleh APIP di Jakarta, Selasa, 12 September 2017.

Total penduduk usia dewasa yang wajib memiliki KTP elektronik tercatat sebanyak 189 juta. Sekitar 4 juta di antaranya berada di luar negeri.

Menteri Tjahjo menargetkan urusan perekaman data kependudukan dapat selesai tahun ini. “Target kami, tahun ini harus selesai. Penduduk Indonesia yang harus punya KTP elektronik untuk persiapan pilkada serentak, pileg (pemilihan legislatif), dan pilpres (pemilihan presiden),” ujarnya.

Tjahjo pun mengajak seluruh masyarakat, terutama yang belum melakukan perekaman data, agar proaktif dan tidak hanya mengandalkan pemerintah. Ia juga mengungkapkan pihaknya telah menandatangani kesepahaman dengan sekitar 300 lembaga yang ada untuk pemanfaatan data tersebut. Lembaga dan instansi yang terlibat antara lain Bareskrim, Polantas, BPJS, BNN, dan Perbankan.

“Termasuk target kami kerja sama dengan seluruh rumah sakit, juga termasuk KTP anak, supaya anak bisa mandiri karena bisa digunakan untuk menabung dan keperluan paspor,” ujarnya.

TEMPO.Co

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *