Tjahjo Kumolo

Megawati: Tak Ada Koalisi dan Oposisi

megawatiJakarta – Presiden kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, mengatakan bahwa sebenarnya tak ada yang namanya koalisi dan oposisi dalam pemerintahan.

“Saya sebagai Ketua Umum partai itu bukanlah keputusan saya, tapi hasil keputusan kongres partai kami, dan dikatakan kami ini tidak masuk dalam pemerintah. Sekarang dikatakan oposisi. Saya ketawa. Ini tidak konsisten. Kita ini tidak ada oposisi, tidak ada koalisi, karena tidak ada aturannya,” ujarnya di Seminar Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (UI) dengan tajuk ‘Indonesia Menjawab Tantangan: Kepemimpinan Menjadi Bangsa Pemenang’, di Aula Fakultas Kedokteran UI, Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu (30/11)

Mega menambahkan, negara-negara parlementer memang mempunyai aturan-aturan bagaimaan menjadi oposisi dan berkoalisi. Namun koalisi dan oposisi di Indonesia tidak demikian.

“Kenapa kita tidak masuk pemerintahan, karena kita punya ideologi. Tokoh Bung Karno ini tidak bisa dipisahkan oleh PDI-P. Sehingga dengan demikian, ideologi yang kami punya di PDIP adalah Pancasila dan ditegaskan pula di kongres ketiga ideologi Pancasila yang dipidatokan Bung Karno 1 Juli,” imbuhnya.

Karena itu, menurut Mega, banyak anak muda yang harus membaca kembali sejarah, jangan sampai di kalangan intelektual banyak yang apriori dengan sejarah itu sendiri.

Karena Mega meyakini, banyak pemikiran Bung Karno yang sebenarnya menjadi bagian dari tantangan-tantangan masa kini mencapai cita-cita yang dibuat oleh Bung Karno.

“Jadi persoalan di sejarah bangsa, kita tidak konsisten untuk betul belajar sejarah bangsa seperti apa yang dilakukan bangsa di dunia. Ketika Bung Karno dilengserkan, banyak pemikiran beliau sebagai tokoh bangsa diabaikan. Akibatnya kita cari-cari dan uji coba,” imbuhnya.

Megawati merupakan salah satu narasumber yang dihadirkan Dewan Guru Besar UI. Rangkaian seminar yang digelar sejak Selasa (26/11) hingga Sabtu (30/11) ini menghadirkan tokoh-tokoh potensial yang digadang sebagai calon presiden pada pemilu 2014. Antara lain, Mahfud MD, Prabowo Subianto, Gita Wirjawan, Dahlan Iskan, Surya Paloh, Wiranto, Irman Gusman, dan Hary Tanoesudibjo, serta Tri Rismaharini.

Pada seminar penutup hari ini Megawati Soekarnoputri, dan Joko Widodo dihadirkan sebagai pembicara. Semua tokoh menyampaikan pidato dan ditanggapi panelis yang terdiri dari sepuluh Guru Besar UI.

Hadir pula, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Tjahjo Kumolo, Wakil Sekjen PDI-P Hasto Kristanto, Ketua Fraksi PDI-P DPR Puan Maharani, Ketua DPP PDI-P Maruarar Sirait serta jajaran pimpinan PDI-P lainnya.

Sumber: beritasatu.com, Sabtu, 30 November 2013 | 19:49

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.