Tjahjo Kumolo

Ketika Wartawan Beri Kejutan Buku untuk Mendagri

tjk2Ada suasana lain di Kementerian Dalam Negeri. Karangan bunga berjejer di depan gedung Sasana Bhakti Praja yang ada di dalam komplek Kementerian Dalam Negeri, Selasa (1/12) Semua karangan bunga, berisi ucapan selamat ulang tahun yang ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Ternyata, 1 Desember adalah hari lahirnya menteri asal Surakarta tersebut. Tepatnya pada 1 Desember 1957, Menteri Tjahjo lahir di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Dan, siang itu, hari lahir sang menteri dirayakan berbarengan dengan launching buku berjudul, “Politik Hukum : Pilkada Serentak,” yang ditulis oleh mantan Sekjen PDIP itu.

Di ruangan pertemuan di gedung Sasana Bhakti Praja itu, acara launching dan perayaan ulang tahun Menteri Tjahjo dilangsung. Tetamu undangan pun sudah berdatangan. Tamu yang datang, tak sembarangan. Tampak, Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo yang datang berbaju batik. Datang pula, Kepala BNN, Komisaris Jenderal Budi Waseso, Ketua OJK, Muliaman Hadad, Ketua Komisi III, Aziz Syamsuddin, Kepala BNPT, Saud Usman, Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini, Wakil Ketua MPR, Oesman Sapta Odang, dan jajaran pejabat eselon I di lingkungan Kementerian Dalam Negeri.

Suasana launching buku dan perayaan hari jadi berlangsung informal. Dan di acara itu, Menteri Tjahjo menunaikan janjinya, bahwa suatu saat nanti, kalau ia merayakan hari ulang tahun, akan menjamu para wartawan dengan sop kambing dan nasi kebuli. Benar saja, menu nasi kebuli dan sop kambing jadi menu utama acara launching dan hari ulang tahun Menteri Tjahjo.

Di acara itu pula, Menteri Tjahjo mendapat kejutan dari para wartawan yang biasa meliput di Kementerian Dalam Negeri. Menteri Tjahjo diberi kado sebuah buku berjudul, “ Kisah Dari Merdeka Utara”, yang ditulis lima wartawan, yakni Agus Supriyatna dari Koran Jakarta, Arjuna Al Ichsan, wartawan Zonalima.com, Carlos Paath, wartawan Suara Pembaruan, Moch Nadlir, wartawan Viva.co.id dan Ken Girsang dari JPPN.com.

Buku berjudul, “Kisah Dari Merdeka Utara” itu sendiri berisikan cerita-cerita ringan tentang Menteri Tjahjo yang direkam penulis selama meliput di Kementerian Dalam Negeri, ataupun kala ikut kunjungan kerja mantan Sekjen PDIP itu ke daerah. Salah satunya, cerita tentang mobil dinas Camry yang jarang ditumpangi Tjahjo selama jadi Mendagri. Seperti diketahui, Menteri Tjahjo, lebih banyak menumpang mobil Toyota Innova, ketimbang Camry yang mewah.

“Terima kasih, saya tak menyangka dapat kado buku ini,” kata Menteri Tjahjo saat menerima kado buku yang diserahkan perwakilan wartawan, Agus Supriyatna.

Sementara buku Tjahjo yang berjudul, “ Politik Hukum: Pilkada Serentak,” berisikan pandangan Menteri Tjahjo tentang pemilihan serentak di Indonesia. Dalam buku itu, Tjahjo banyak menuangkan gagasan serta harapannya, lewat Pilkada serentak, bangsa Indonesia bisa membangun sebuah sistem presidensial yang kuat.

Sumber: koran-jakarta.com, Rabu, 02 Desember 2015 09:38:03

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.