Tjahjo Kumolo

Kapolri Harus Diberi Target Waktu Ungkap Penembak Gelap

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA– Sekjen DPP PDI Perjuangn yang juga salah seorang anggota Komisi I DPR, Tjahjo Kumolo mengimbau kepada Presiden SBY mengultimatum Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo dan Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono,  dalam mengungkap, melakukan penangkapan atas serangkaian penembakan gelap yang terjadi di Papua.

Sebab, tanpa batas waktu, kata Tjahjo, Kapolri dan Panglima sampai saat ini belum mampu mengungkap dan menangkap pelaku, penembakan dan korban jiwa terus berjatuhan. Terakhir, terjadi penembakan pesawat Trigana di lapangan udara Mulia, pada Minggu (8/4/2012) kemarin. Salah satu yang tewas adalah seorang wartawan.

“Pemerintah melalui Presiden sudah menginstruksikan. Dan seharusnya, mentargetkan batas waktu kepada Kapolri Kapolda Papua, Panglima TNI, dan Panglima Kodam Cenderawasih untuk mengungkap pelakunya, agar ketenangan masyarakat Papua bisa terjamin,” ujar Tjahjo, Jakarta, Senin (9/4/2012).

Dalam catatan Tjahjo, telah terjadi 30 kali penembakan gelap di tanah Papua sejak 2009. Akibatnya, korban jiwa dari mulai sipil sampai dengan kepolisian terus berjatuhan. “Tapi, Polri dan aparat keamanan belum bisa menemukan siapa pelakunya,” kata Tjahjo.

Sekjen PDI Perjuangan ini menyarankan agar Polri dan TNI menggerakkan pola operasi terpadu untuk mengungkap dan menangkap pelaku penembakan di Papua.

Sebagaimana instruksi Presiden SBY, Tjahjo juga meminta jajaran Polri dan TNI memberikan perhatian penuh untuk mengungkap secara tuntas kasus penembakan pesawat Trigana.

Sumber: Tribunnews.com – Senin, 9 April 2012 19:34 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *