Tjahjo Kumolo

Tjahjo Kumolo Kamus Kuliner

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memiliki banyak referensi seiring dengan tugasnya yang membuat dia harus banyak berkeliling Indonesia. Referensi itu bukan hanya mengenai adat istiadat dan budaya, melainkan juga kuliner.

Sebagai orang yang senang dengan masakan tradisional suatu daerah, dalam berbagai kesempatan, Tjahjo selalu menyempatkan diri berkeliling mencicipi aneka masakan tradisional. Dia sudah seperti ”kamus kuliner” tradisional.

Saat berkunjung ke Yogyakarta, di sela-sela Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan, pekan lalu, Tjahjo memilih menikmati kuliner Yogyakarta. ”Bosan makan makanan di hotel,” katanya sambil tertawa.

Selama dua hari, setidaknya empat kali Tjahjo mencicipi kuliner di ”Kota Pelajar” itu. Dia memulai dengan mencicipi mi godok di salah satu sudut kota pada malam hari sesaat setelah tiba di sana. Setelah itu, seusai membuka kegiatan, Tjahjo menyempatkan diri mampir ke warung bakso di belakang RS Bethesda.

Terakhir, Tjahjo mengajak stafnya mencicipi nasi brongkos koyor daging dan telur di kawasan Alun-alun Selatan Keraton Yogyakarta. Para staf yang mengiringi Tjahjo sering kali dibuat kaget karena tak jarang ia mengajak ke lokasi kuliner yang berada di jalan-jalan sempit.

Sayangnya, Tjahjo tidak sempat menikmati sate klathak di Bantul, Yogyakarta. Rencana menyantap sate klathak urung dilakukan karena ia harus kembali ke Jakarta. Meski demikian, Tjahjo akan melanjutkan acara icip-icip kuliner tradisional ke Ambon dan Bali.

Mungkin Pak Tjahjo tertarik untuk membawakan acara kuliner di televisi? (Kompas, 7 Maret 2018)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *