Tjahjo Kumolo

Ini Bukan Sekedar Solidaritas Asean Tapi Menyangkut Kehormatan dan Harga Diri NKRI!

JAKARTA, SON – Pemerintah  harus lebih pro-aktif dalam pembelaan warga negara Indonesia di Malaysia. Sebab, sudah menjadi  kewajiban negara atau pemerintah membela setiap WNI yang tertimpa kasus di negara lain.

Pemerintah lewat Kementerian Luar Negeri harus lebih aktif dan keras untuk membela warga negara atau Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri. Koordinasi antara Kemenlu dan peran intelijen pun harus terpadu agar nasib TKI tidak terus jadi korban.

Demikian disampaikan oleh Anggota Komisi I DPR, Tjahjo Kumolo dalam pesan llektronik yang diterima SOROTnews.com, Sabtu (15/9/2012), menyikapi penembakan 5 TKI di Malaysia.

“Ini menyangkut warga negara, Menyangkut Kehormatan dan harga diri NKRI. Pemerintah  Indonesia  jangan terkendala solidaritas Asean,”ujarnya.

Tjahjo Kumolo yang juga Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan ini mengatakan,  jumlah TKI Indonesia di luar negeri baik legal maupun ilegal sudah mencapai 6,5 juta orang.  TKI yang diindikasi bermasalah pada pekerja informal  sampai sekarang ada sekitar 39 ribu kasus.

“Dengan demikian, langkah-langkah penanganan pemerintah harus intens terkait advokasi dan mengefektifkan penanganan TKI dan evaluasi terkait moratorium harus serius. Percepatan pembuatan MOU dinegara-negara lain harus diprioritaskan,” demikian Tjahjo.

Diberitakan sebelumnya, Empat warga Batam dan seorang asal Madura tewas ditembak polisi Malaysia di negara bagian Perak. Lebih tragis lagi, sebagian  anggota tubuh warga negara Indonesia tersebut diduga diambil oleh orang Malaysia.

Keempat warga Indonesia yang ditembak tersebut yaitu, Jony alias M Sin (35), Osnan (37), Hamid, Diden, dan Mahno. Kejadian penembakan itu terjadi pada tanggal 7 September sore di Perak Malaysia.  (Ninding Julius Permana)

Sumber: sorotnews.com, Sabtu, 15 September 2012 – 07:42

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.