Tjahjo Kumolo

Disaksikan Megawati, Kemendagri-BPIP Kerja Sama Bumikan Pancasila

Kemendagri dan BPIP menandatangani MoU untuk menyatukan nilai Pancasila. (foto: Kemendagri)

Jakarta РMenteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menerima kedatangan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Kemendagri dan BPIP juga menandatangani MoU untuk menyatukan nilai Pancasila.

Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri tiba di gedung Kemendagri, Jalam Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, pukul 11.40 WIB, Senin (20/5/2019). Dia datang didampingi Plt Kepala BPIP Haryono.

Dalam sambutannya, Haryono menyebutkan kerja sama ini merupakan saran dari Megawati. MoU ini merupakan cara BPIP untuk membumikan Pancasila.

“Ini jadi awal bagi kita apa yang disarankan Ketua Dewan Pengarah agar Pancasila dibumikan yakni dengan gotong royong, kerja sama saling berbagi untuk mencapai tujuan bersama. MoU ini bagian dari gotong royong,” ujar Haryono.

Dia juga bicara tentang sejarah terciptanya Pancasila. Menurutnya, Pancasila merupakan salah satu bentuk perlawanan terhadap penjajahan.

“Dalam proses perjalanan para pendiri bangsa kita itu juga sadar bahwa ternyata penjajahan yang dihadapi bukan semata-mata organisasi tetapi selain organisasi negara penjajah itu juga ada ideologi di balik negara penjajah yaitu imperialisme dan radikalisme sehingga kalau kita bicara Pancasila, Pancasila adalah antitesis terhadap imperialisme maupun radikalisme sehingga Pancasila selalu anti pada penjajahan,” ucapnya.

Penandatanganan MoU itu juga disaksikan langsung oleh Megawati. Selain itu Megawati juga ikut membuka lomba cerdas cermat untuk memperingati hari lahir Pancasila di gedung Kemendagri. 

Berikut 6 poin MoU antara Kemendagri dan BPIP:

a. Fasilitasi penguatan dan penyusunan rancangan serta mengidentifikasi peraturan daerah yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila; 

b. Pemetaan mutiara Pancasila sebagai salah satu dasar implementasi nilai-nilai Pancasila; 

c. Pemberdayaan komponen masyarakat dalam menggali mutiara Pancasila dan pengamalan nilai-nilai Pancasila; 

d. Pelatihan dan pembinaan nilai-nilai Pancasila kepada para pihak dan pemerintah daerah serta pemerintah desa; 

e. Pembinaan civitas akademika dan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri menjadi salah satu pelopor aktualisasi Pancasila;

f. Tukar-menukar informasi pengkajian dan bidang lain sesuai kebutuhan yang disepakati BPIP dan Kemendagri. (Detik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.