Tjahjo Kumolo

“Bom Buku Saja Susah, Buat Apa Awasi Facebook”

INILAH.COM, Jakarta – Sekretaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo mengkritik rencana Badan Intelijen Negara (BIN) untuk mengawasi jejaring sosial seperti facebook dan twitter.

“Mengungkap paket bom buku yang berturut-turut saja tidak mampu, kok malah mau mengawasi facebook dan twitter,” kata Tjahjo terheran, di sela-sela acara seminar tentang Infrastruktur yang digelar Fraksi PDI Perjuangan di gedung DPR, Jakarta Kamis (24/3/2011).

Tjahjo menegaskan, saat ini kinerja intelijen sangat lemah. Buktinya, dalam beberapa bulan terkahir terus bermunculan kasus kekerasan seperti tragedi Cikeusik, Temanggung, dan terkahir paket bom buku.

“Harusnya, ada satu jarum yang jatuh saja bisa ketahuan. Ini malah ngaku kecolongan. Bagi intelijen, harusnya nggak ada istilah kecolongan,” kata anggota Komisi I ini.

Karena itu, Komisi I berencana mempertanyakan rencana tersebut. “Ya, Komisi I akan meminta penjelasan tentang itu,” tandasnya. [bar]

Sumber: inilah.com, Kamis, 24 Maret 2011 | 12:53 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.