Tjahjo Kumolo

Bertemu 3 Jam, Mendagri Bahas Pilkada hingga IPDN dengan Megawati

Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo siang tadi mendatangi kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar, Menteng, Jakarta. Tjahjo Kumolo tiba di Teuku Umar sekitar pukul 13.36 WIB.

Setelah tiga jam bertemu dengan Megawati secara tertutup, Tjahjo Kumolo lalu keluar dari kediaman Ketua Dewan Pengawas UKP-PIP itu. Tjahjo menyebut, saat bertemu Mega ada banyak hal yang ia bicarakan. Salah satunya soal kemenangan atau kekalahan di Pilkada Serentak 2018 dan Pileg 2019.

“Persoalan menang dan kalah di Pilkada dan Pileg. Itu kan wajar,” kata Tjahjo Kumolo di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/1).

Tjahjo juga mengimbau agar proses pilkada tidak merusak tatanan serta etika politik. Ia pun meminta agar seluruh pihak terus membangun kebersamaan agar pilkada serentak tahun 2018 dapat berjalan dengan baik.

Tahapan pilkada sendiri dimulai hari ini dengan proses pendaftaran. Ada 171 daerah yang ikut dalam pesta demokrasi tersebut.

Sementara untuk 171 daerah itu terdiri dari 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten. Beberapa provinsi yang menyelenggarakan Pilkada serentak di antaranya adalah Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Ditambahkan Tjahjo Kumolo, selain soal Pilkada, pertemuan tersebut juga membahas tentang IPDN (Instutut Pemerintahan Dalam Negeri) yang merupakan sekolah birokrasi yang dibangun oleh Bung Karno pada tahun 1956 di Malang, Jawa Timur. Saat ini, kampus IPDN memang sudah dipindah ke Jawa Barat.

“Saya minta izin perguruan di IPDN mau dipasang patung Bung Karno sebagai bapak pendiri IPDN,” ucap Tjahjo.

Pemasangan patung Bung Karno itu sebagai bentuk rasa hormat karena Proklamator itu telah mendirikan IPDN. (Kumparan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *