Tjahjo Kumolo

Batam Dibangun Bukan untuk Layani Singapura!

batam-dibangun-bukan-untuk-layani-singapura-ZT5VEhgdLAJAKARTA – Para menteri kabinet kerja Jokowi-JK berkumpul di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian guna membahas penyelesaian masalah kawasan perdagangan bebas (free trade zone/FTZ) Batam. Pasalnya, ada dualisme pengelolaan Batam antara badan pengelola (otorita) Batam dengan pemerintah daerah (pemda) Batam yang menyebabkan Batam tidak berkembang.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan, Batam dibangun bukan untuk melayani Singapura dan Malaysia, tapi menyaingi kedua negara tersebut. Untuk itu, dualisme pengelolaan ini tidak dapat terus dilakukan. Jika diteruskan, akan mengancam perkembangan ekonomi Batam.

“Ini sudah enggak bisa, kalau diteruskan sampai kapan pun Batam enggak bisa kembangkan secara ekonomi. Batam dibangun bukan untuk melayani Singapura,” tegas Tjahjo, Jakarta, Selasa (5/1/2016).

Tjahjo menjelaskan, penyelesaian masalah ini akan dibawa lagi pada rapat selanjutnya, sebelum dibawa lagi ke rapat terbatas atau sidang kabinet. Pasalnya, masih ada belum ada titik temu untuk melindungi kepastian hukum.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, pada rapat koordinasi (rakor), akan dicari jalan keluarnya. Pasalnya, dualisme pengelolaan Batam membuat perkembangan Batam melambat.

“Enggak seperti yang diharapkan. Penyebabnya ada dualisme antara badan pengelola dengan pemda. Ya kita memang dapat tugas dari rapat sidang kabinet untuk cari solusi,” papar Darmin. (rzy)

Sumber: okezone.com, Selasa, 5 Januari 2016 – 12:16 wib

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *