Tjahjo Kumolo

Alasan Saya Tidak Komentar Hiruk Pikuk Capres Cawapres

Banyak teman, khususnya teman-teman pers, menanyakan kepada saya “kenapa selalu tidak mau berkomentar terkait hiruk pikuk terkait Capres dan Cawapres yang berkembang dari hasil survey dan ada yang mendeklarasikan diri; dan juga tidak mau menjawab siapa Cawapres yang tepat buat Pak Jokowi yang sudah didukung banyak parpol untuk Capres pilpres 2019? Bukannya Tjahjo Kumolo yang sekarang Mendagri adalah juga politisi dan mantan Tim Sukses Presiden Jokowi pada tahun 2014 dan juga Sekjen PDI Perjuangan pada Pileg 2014?

Jawaban saya sebagai berikut :
Bahwa posisi saya sekarang sebagai Mendagri mempunyai tugas dan kewajiban sebagai “pembantu” presiden adalah bekerja dan bekerja melaksanakan tanggung jawab untuk mencapai garis finish yang telah ditentukan presiden, dan melaksanakan fungsi jabatan dengan benar dan sebaik-baiknya untuk masyarakat. Adalah kewajiban jika seorang menteri untuk melaksanakan amanat presiden / menjaga dan melindungi martabat dan kehormatan presiden dan memberikan kelegaan kepada masyarakat.

Saya tetap akan bekerja mengalir dengan penuh tanggung jawab, seperti air dimana akan terus mengalir sampai muara walau harus melewati bebatuan dan terjalnya batu karang. Karena di garish finish tidak saja presiden dan masyarakat yang akan meminta pertanggungjawaban saya sebagai pembantu presiden, tapi juga pertanggungjawaban kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, kelak.

Posisi saya sebagai Mendagri pada prinsipnya akan penuh mendukung Bp Presiden yang kelak didukung partai-partai koalisi menjadi Capres pada Pilpres 2019 dan saya mendukung penuh siapa Cawapres pilihan Bp Jokowi yang didukung partai-partai koalisi pendukung Bp Jokowi. Biarlah sekarang yang berhak komentar capres dan cawapres adalah pimpinan partai politik, pengamat, pimpinan elemen-elemen masyarakat. Sebagai pembantu Presiden Jokowi, tidak etis menurut saya ikut berkomentar tentang capres dan cawapres. Saya turut instruksi dan keputusan saja dari pak Jokowi terkait siapa cawapres pilihan Presiden saya pak Jokowi dan pimpinan partai saya, saya tetap bekerja sampai selesai tugas sebagai pembantu presiden.

Demikian pendapat saya. Terimakasih perhatiannya.
–Tjahjo Kumolo–

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *