Tjahjo Kumolo

Kisah Mendagri, Masakan Lebaran hingga Menyetrika Baju Sendiri

Tjahjo Kumolo

Jakarta - Lebaran sudah di depan mata. Ibu Kota Jakarta pun sudah lengang. Tak ada lagi kemacetan yang mengurai panjang di ruasruas jalan. Jutaan warga Jakarta dan sekitarnya telah berbondong-bondong mudik ke kampung halamannya.

Bagi Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, Lebaran punya kenangan tersendiri. Tak hanya soal macet ria saat mudik, dan bermaaf-maafan. Tapi, Lebaran juga adalah saat mencicipi masakan ibu. Masakan yang disantap sejak kecil. Suatu sore, Tjahjo menceritakan masakan favoritnya saat lebaran. “

Lebaran mencicipi nasi opor ayam tambah sambel goreng pete tambah ayam khusus brutu ayam dan kepala ayam, itu kesukaan saya sejak kecil,” kata Tjahjo.

Namun kata Tjahjo, sejak ia jadi politisi, apalagi sekarang jadi menteri, jarang makan di rumah saat lebaran. Ia biasanya, memanfaatkan lebaran untuk memuaskan hobi kulinernya.

Dan ada pengakuan menarik darinya. Ternyata, Tjahjo suka meracik masakan sendiri. Jika ingin masak, ia tak segan masuk dapur, lantas meracik bahan makanan sendiri. Katanya, itu punya keasyikan tersendiri. “Hobi saya di rumah kalau mau makan, masak sendiri,” kata dia.

Di bulan puasa juga begitu, kata Tjahjo. Ia kerap masak sendiri, misalnya untuk santap sahur. Sederhana saja menunya. Tinggal goreng telor atau ikan, sahur pun terasa nikmat.” Kalau malam atau sahur saat puasa, manasin masakann dan goreng-goreng telor dan ikan,” ujarnya.

Ada satu lagi pengakuan yang mencengangkan. Ia mengaku, hobi menyetrika pakaian. Jadi, untuk pakaian sendiri, kerap dirinya yang menyetrika. Kebiasaan itu ia bawa sejak muda, hingga sekarang saat sudah jadi pejabat penting di kabinet.

“Hobi seterika baju sendiri yang akan saya pakai ha ha ha,” kata Tjahjo sambil tertawa terbahak.

Masih soal pakaian, khusus baju yag akan dipakainya, kata dia, tak enak rasanya kalau tidak diseterika. Apalagi bila pakaian itu hendak dipakainya untuk acara khusus atau penting. Ia yang suka menyetrikanya sendiri. Bukannya tak percaya pembantu. Tapi, kata dia, pembantu kadang asal setrika. Pakaian pun tak rapih betul. “ Pembantu kadang asal setrika,” ujarnya.

Tjahjo juga bercerita, mantan Mendgari Soepardjo Rustam juga punya kebiasaan unik. Mendiang Soepardjo Rustam, meski sudah jadi pejabat, suka menyemir sepatunya sendiri.

Tjahjo dikenal dekat dengan Soepardjo. Bahkan menganggapnya sebagai ayah angkat. Tjahjo juga bersyukur, ia masih diberi kesempatan merasakan indahnya bulan ramadhan. Meski sudah berumur, ia bersyukur tak ada hambatan dalam menjalankan puasa. Padahal tugasnya sebagai seorang menteri sangat sibuk. Jadwal kerja yang padat, tak mengurangi semangatnya menjalani puasa. Namun yang ia kurangi hanya makan sop kaki kambing. Padahal itu adalah menu favoritnya.

“Alhamdulillah puasa ini berjalan penuh tanpa hambatan. Semoga sampai Idul Fitri, tanpa sakit perut sehingga Insya Allah tuntas sebulan. Hanya makan sop kaki kambing terpaksa berkurang, jadi seminggu sekali ha ha ha,” tutur Tjahjo. (Koran-Jakarta.Com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>